Banyak orang mengira kue gluten free harus dibuat dengan bahan impor yang mahal dan sulit dicari. Padahal, dapur Indonesia sudah lama mengenal kue tanpa terigu. Kue Lapis, Putu, Cucur, dan Bubur Sumsum adalah contohnya. Semua dibuat dari tepung beras, santan, dan gula, tanpa sedikit pun tepung gandum.
Artikel ini merangkum 12 resep kue gluten free pakai tepung beras yang bisa dibuat di rumah, dari jajan pasar klasik sampai kue kering untuk hari raya. Sebelum masuk ke resep, ada pembahasan singkat tentang apa itu gluten, mengapa tepung beras aman, serta kesalahan yang sering membuat kue "gluten free" ternyata masih tercampur gluten.
Apa Itu Kue Gluten Free
Kue gluten free adalah kue yang dibuat tanpa bahan yang mengandung gluten. Gluten sendiri adalah protein yang terdapat pada gandum, jelai (barley), dan gandum hitam (rye). Protein inilah yang membuat adonan roti elastis dan mengembang. Karena itu, hampir semua produk berbahan tepung terigu otomatis mengandung gluten.
Dalam praktiknya, istilah gluten free biasanya dicari oleh tiga kelompok orang. Berikut gambarannya:
- Penderita penyakit seliaka (celiac): kondisi autoimun yang membuat usus halus rusak setiap kali tubuh menerima gluten, sehingga gluten harus dihindari seumur hidup.
- Orang dengan sensitivitas gluten: mengalami kembung atau tidak nyaman setelah makan gluten, meskipun tidak separah penderita seliaka.
- Orang yang sekadar ingin mengurangi terigu: misalnya karena ingin variasi menu atau mengikuti pola makan tertentu.
Kebutuhan ketiga kelompok ini berbeda. Untuk penderita seliaka, jejak gluten sekecil apa pun bisa menjadi masalah, sehingga kebersihan alat dan pemilihan bahan pendukung harus jauh lebih ketat.
Apakah Tepung Beras Mengandung Gluten
Tidak. Tepung beras dibuat dari beras yang digiling halus, dan beras secara alami tidak mengandung gluten. Hal yang sama berlaku untuk tepung ketan, tepung tapioka dari singkong, dan maizena dari jagung. Inilah alasan mengapa jajan pasar Indonesia sangat bersahabat untuk pola makan bebas gluten.
Satu hal yang sering membingungkan adalah nama "ketan" yang dalam bahasa Inggris disebut glutinous rice. Kata glutinous di sini merujuk pada sifatnya yang lengket, bukan kandungan gluten. Tepung ketan tetap bebas gluten secara alami.
Meski begitu, sebuah kue baru benar-benar gluten free jika seluruh bahannya bebas gluten, termasuk bahan pelengkap seperti baking powder, vanili bubuk, dan tepung campuran. Bagian kesalahan umum di bawah membahas hal ini lebih rinci.
Contoh Makanan Gluten Free di Dapur Indonesia
Sebelum masuk ke resep, ada baiknya mengenali makanan gluten free yang sebenarnya sudah sering kita temui. Sebagian besar makanan berikut bebas gluten selama tidak dicampur terigu atau kecap yang mengandung gandum:
- Nasi, ketupat, lontong, dan buras.
- Jajan pasar berbahan tepung beras dan ketan, seperti Klepon, Getuk, Serabi, dan kue Lapis.
- Olahan singkong dan ubi, seperti Tiwul, Getuk, dan Combro.
- Sayur bersantan, ikan, ayam, dan telur yang dimasak tanpa tepung bumbu berbahan terigu.
- Buah-buahan, kacang-kacangan, dan umbi-umbian.
Dengan kata lain, mencari makanan gluten free di Indonesia tidak sesulit kedengarannya. Yang perlu diperhatikan hanyalah bahan tambahan dan cara pengolahannya.
12 Resep Kue Gluten Free Pakai Tepung Beras
Seluruh resep di bawah ini menggunakan tepung beras sebagai bahan utama, dipadukan dengan bahan bebas gluten lain seperti tapioka, ketan, maizena, dan santan. Takaran dibuat untuk ukuran rumah tangga dan bisa digandakan jika ingin dijual.
1. Kue Lapis Beras
Kue Lapis adalah contoh paling jelas bahwa kue bebas gluten bisa tetap kenyal dan cantik. Teksturnya berasal dari perpaduan tepung beras yang memberi kepadatan dan tapioka yang memberi kekenyalan.
Bahan:
- 125 gr tepung beras
- 250 gr tepung tapioka
- 800 ml santan
- 250 gr gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 2 lembar daun pandan
- Pewarna makanan secukupnya
Cara membuat:
1. Rebus santan, gula, garam, dan daun pandan hingga mendidih, lalu biarkan hangat.
2. Campur tepung beras dan tapioka, tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk, lalu saring.
3. Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan beri warna berbeda.
4. Kukus selapis demi selapis, masing masing sekitar 5 menit, hingga adonan habis.
5. Kukus lapisan terakhir 20 sampai 25 menit, dinginkan sepenuhnya sebelum dipotong.
Untuk versi warna-warni yang lebih meriah, Anda bisa mengikuti resep kue lapis pelangi yang juga sepenuhnya bebas terigu.
2. Kue Talam Pandan
Talam terdiri dari dua lapisan, bagian bawah yang manis dan kenyal, serta bagian atas yang gurih dan lembut. Kontras rasa inilah yang membuatnya tidak pernah membosankan.
Bahan lapisan hijau:
- 100 gr tepung beras
- 50 gr tepung tapioka
- 150 gr gula pasir
- 400 ml air perasan daun suji dan pandan
Bahan lapisan putih:
- 50 gr tepung beras
- 1 sdm tepung tapioka
- 400 ml santan kental
- 1/2 sdt garam Cara membuat:
1. Aduk semua bahan lapisan hijau hingga gula larut, lalu saring.
2. Tuang ke cetakan talam yang sudah dioles minyak, kukus 10 menit hingga setengah matang.
3. Campur bahan lapisan putih, tuang di atas lapisan hijau.
4. Kukus kembali 15 menit, dinginkan sebelum dikeluarkan dari cetakan.
3. Bubur Sumsum
Bubur Sumsum adalah kudapan bebas gluten yang paling sederhana. Hanya butuh tepung beras, santan, dan garam untuk menghasilkan bubur putih yang lembut, lalu disiram kinca gula merah.
Bahan bubur:
- 100 gr tepung beras
- 1 liter santan encer
- 1 sdt garam
- 2 lembar daun pandan
Bahan kinca:
- 200 gr gula merah, sisir halus
- 150 ml air
- 1 lembar daun pandan
Cara membuat:
1. Larutkan tepung beras dengan sebagian santan dingin agar tidak menggumpal.
2. Masukkan sisa santan, garam, dan pandan, masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga kental dan meletup.
3. Rebus gula merah, air, dan pandan hingga larut, lalu saring.
4. Sajikan bubur dengan siraman kinca.
4. Kue Mangkok Tape
Kue Mangkok yang merekah sempurna sering dianggap sulit. Kuncinya ada pada tape singkong yang membantu proses fermentasi dan api kukusan yang besar sejak awal.
Bahan:
- 250 gr tepung beras
- 150 gr tape singkong, buang seratnya lalu haluskan
- 200 gr gula pasir
- 300 ml air
- 1/2 sdt soda kue
- Pewarna merah muda secukupnya
Cara membuat:
1. Blender tape, gula, dan air hingga halus.
2. Masukkan tepung beras dan soda kue, aduk rata, lalu beri pewarna.
3. Diamkan adonan sekitar 1 jam.
4. Panaskan kukusan hingga uapnya banyak, tata cetakan berisi kertas, tuang adonan hingga penuh.
5. Kukus dengan api besar 15 sampai 20 menit tanpa membuka tutup.
5. Awug
Awug adalah kue kukus khas Sunda yang dicetak dalam aseupan berbentuk kerucut. Lapisan gula merahnya meleleh saat dikukus dan berpadu dengan butiran tepung beras yang gurih.
Bahan:
- 150 gr tepung beras
- 35 gr tepung ketan
- 180 gr kelapa parut
- 35 ml air
- 1/2 sdt garam
- Gula merah sisir secukupnya
Cara membuat:
1. Kukus tepung beras selama 20 sampai 30 menit, lalu dinginkan.
2. Campur tepung beras kukus, tepung ketan, dan kelapa parut.
3. Tambahkan air garam sedikit demi sedikit hingga adonan bisa dikepal.
4. Isi cetakan dengan adonan, beri gula merah, tutup lagi dengan adonan dan tekan perlahan.
5. Kukus 15 menit hingga matang.
6. Langkah lengkapnya bisa dilihat pada resep awug di halaman resep Rose Brand.
6. Kue Putu Bambu
Putu dikenal dari bunyi peluit gerobaknya. Di rumah, Putu bisa dibuat dengan cetakan bambu kecil atau cetakan putu stainless yang banyak dijual di pasar.
Bahan:
- 250 gr tepung beras
- 1/2 sdt garam
- 150 ml air perasan daun pandan dan suji
- 150 gr gula merah, sisir halus
- Kelapa parut kukus dengan sedikit garam secukupnya
Cara membuat:
1. Sangrai tepung beras sebentar hingga terasa ringan, lalu dinginkan.
2. Campur tepung dan garam, percikkan air pandan sedikit demi sedikit sambil diremas hingga berbutir dan bisa dikepal.
3. Ayak adonan agar butirannya seragam.
4. Isi cetakan dengan adonan, beri gula merah di tengah, tutup lagi dengan adonan.
5. Kukus sekitar 5 sampai 7 menit, sajikan dengan kelapa parut.
7. Serabi Kuah Kinca
Serabi kuah adalah sarapan khas yang lembut di tengah dan sedikit garing di pinggir. Versi ini sepenuhnya memakai tepung beras, tanpa campuran terigu yang kadang ditemukan pada resep modern.
Bahan:
- 200 gr tepung beras
- 1 sdt ragi instan
- 1 sdm gula pasir
- 400 ml santan hangat
- 1/2 sdt garam
Bahan kuah kinca:
-150 gr gula merah
- 300 ml santan
- 1 lembar daun pandan
- Sejumput garam
Cara membuat:
1. Campur tepung beras, ragi, dan gula, tuang santan hangat sambil diaduk, lalu tambahkan garam.
2. Tutup adonan dan diamkan 1 jam hingga berbuih.
3. Panaskan cetakan serabi atau wajan kecil antilengket, tuang satu sendok sayur adonan.
4. Tutup dan masak dengan api kecil hingga permukaan berlubang dan matang.
5. Masak bahan kuah hingga mendidih, sajikan bersama serabi.
8. Kue Cucur
Cucur yang baik memiliki bagian tengah tebal dan empuk dengan pinggiran berserat tipis. Serat ini hanya terbentuk jika adonan diistirahatkan cukup lama dan digoreng di minyak yang benar-benar panas.
Bahan:
- 200 gr tepung beras
- 150 gr gula merah
- 50 gr gula pasir
- 250 ml air
- 1/4 sdt garam
- 1 lembar daun pandan
- Minyak goreng secukupnya
Cara membuat:
1. Rebus gula merah, gula pasir, air, garam, dan pandan hingga larut, saring, lalu biarkan hangat.
2. Tuang larutan gula ke tepung beras sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga licin.
3. Tutup dan diamkan minimal 3 jam, lebih baik semalaman.
4. Panaskan minyak cukup banyak, tuang satu sendok sayur adonan.
5. Siram bagian tengah dengan minyak panas hingga mengembang dan berserat, balik sebentar, lalu tiriskan.
9. Kue Apem Tape
Apem adalah kue kukus yang empuk dengan aroma tape yang khas. Kue ini sering hadir dalam tradisi selamatan dan acara keluarga di Jawa.
Bahan:
- 250 gr tepung beras
- 150 gr tape singkong, haluskan
- 150 gr gula pasir
- 300 ml santan
- 1 sdt ragi instan
- 1/2 sdt garam
Cara membuat:
1. Campur tepung beras, gula, ragi, dan tape.
2. Tuang santan sedikit demi sedikit, tambahkan garam, aduk hingga licin.
3. Tutup dan diamkan 1 sampai 2 jam hingga mengembang.
4. Tuang ke cetakan yang sudah dioles minyak, kukus 20 menit hingga matang.
10. Clorot
Clorot adalah kue khas Purworejo yang dibungkus janur berbentuk kerucut. Rasanya manis legit dengan aroma gula merah dan janur yang menyatu saat dikukus.
Bahan:
- 150 gr tepung beras
- 50 gr tepung tapioka
- 150 gr gula merah, sisir halus
- 500 ml santan
- 1/2 sdt garam
- 1 lembar daun pandan
- Janur secukupnya, gulung membentuk kerucut
Cara membuat:
1. Rebus santan, gula merah, garam, dan pandan hingga larut, lalu biarkan hangat.
2. Tuang ke campuran tepung beras dan tapioka sambil diaduk, saring.
3. Tuang adonan ke dalam janur kerucut hingga tiga perempat penuh.
4. Kukus 20 sampai 25 menit hingga padat.
11. Dadar Gulung Tepung Beras
Dadar Gulung biasanya dibuat dari terigu, tetapi versi tepung beras tidak kalah lentur jika ditambah sedikit tapioka. Isian unti kelapa membuatnya tetap terasa seperti dadar gulung yang kita kenal.
Bahan kulit:
- 150 gr tepung beras
- 50 gr tepung tapioka
- 2 butir telur
- 400 ml santan
- 100 ml air perasan daun suji dan pandan
- 1/4 sdt garam
- 1 sdm minyak goreng
Bahan unti:
- 200 gr kelapa parut
- 150 gr gula merah
- 50 ml air
- Sejumput garam dan 1 lembar daun pandan
Cara membuat:
1. Masak semua bahan unti hingga air menyusut dan kelapa terasa pulen, dinginkan.
2. Kocok telur, masukkan tepung, lalu tuang santan dan air pandan sedikit demi sedikit.
3. Tambahkan garam dan minyak, saring.
4. Panaskan wajan datar antilengket, tuang satu sendok sayur adonan, ratakan tipis.
5. Masak hingga permukaan kering, angkat, beri unti, lalu gulung.
6. Kulit dadar dari tepung beras sedikit lebih rapuh saat panas. Biarkan kulit agak dingin sebelum digulung agar tidak sobek.
12. Kue Semprit Tepung Beras
Kue Semprit adalah pilihan tepat bagi yang ingin menyajikan kue kering gluten free saat Lebaran atau Natal. Teksturnya renyah dan langsung lumer di mulut.
Bahan:
- 200 gr tepung beras, sangrai lalu dinginkan
- 50 gr tepung maizena
- 150 gr margarin
- 100 gr gula halus
- 1 butir kuning telur
- 1/4 sdt garam
Cara membuat:
1. Kocok margarin dan gula halus sebentar hingga lembut, masukkan kuning telur.
2. Masukkan tepung beras, maizena, dan garam, aduk dengan spatula hingga rata.
3. Masukkan adonan ke plastik segitiga dengan spuit bintang, semprotkan ke loyang beralas kertas.
4. Panggang pada suhu 150 derajat Celsius selama 20 sampai 25 menit hingga dasar kue kecokelatan.
Menyangrai tepung beras sebelum dipakai membuat kue Semprit lebih renyah dan menghilangkan aroma mentah tepung.
Tips agar Kue Gluten Free Tetap Lembut
Tanpa gluten, adonan tidak memiliki "jaring" protein yang menahan bentuk. Karena itu, kue tepung beras membutuhkan perlakuan sedikit berbeda. Beberapa kebiasaan berikut terbukti membantu:
- Padukan tepung beras dengan tapioka atau ketan. Tepung beras memberi kepadatan, sedangkan tapioka dan ketan memberi kekenyalan dan elastisitas.
- Gunakan santan hangat atau matang. Santan yang dimasak lebih dulu membuat pati tepung beras sedikit mengembang sehingga hasil kukusan lebih halus.
-Saring adonan cair. Langkah sederhana ini mencegah gerindil yang sering muncul pada kue Lapis dan Talam.
- Istirahatkan adonan fermentasi. Kue Mangkok, Apem, Serabi, dan Cucur butuh waktu diam agar pori-porinya terbentuk.
- Dinginkan sebelum dipotong. Kue tepung beras baru benar-benar set setelah dingin.
- Memotongnya saat panas membuat kue lengket dan hancur.
Kesalahan Umum saat Membuat Kue Gluten Free
Kue berbahan tepung beras memang bebas gluten secara alami, tetapi ada beberapa celah yang sering terlewat. Kesalahan berikut paling sering terjadi:
- Menambahkan sedikit terigu "biar lebih empuk". Banyak resep modern mencampur tepung beras dengan terigu. Untuk versi gluten free, ganti terigu dengan tapioka atau maizena.
- Tidak memeriksa bahan pelengkap. Baking powder, vanili bubuk, dan pengemulsi tertentu bisa mengandung bahan berbasis gandum. Selalu baca label komposisi.
- Memakai tepung campuran siap pakai. Tepung bumbu dan tepung kue instan sering mengandung terigu meskipun namanya terdengar netral.
- Memakai alat yang sama tanpa dicuci bersih. Ayakan, baskom, dan loyang bekas adonan terigu bisa meninggalkan sisa gluten. Hal ini penting bagi penderita seliaka.
- Menganggap semua kecap dan saus aman. Untuk pelengkap gurih, kecap asin dan beberapa saus dibuat dari gandum.
Bagi penderita seliaka, informasi dari MedlinePlus menjelaskan bahwa makanan yang secara alami bebas gluten pun bisa terkontaminasi jika diproses di jalur produksi atau tempat yang sama dengan bahan bergluten. Karena itu, sebaiknya konsultasikan pola makan dengan dokter atau ahli gizi, dan rujuk juga panduan dari Celiac Disease Foundation untuk informasi yang lebih lengkap.
Kandungan Gizi Kue Tepung Beras
Tepung beras sebagian besar terdiri dari karbohidrat dengan sedikit protein dan lemak. Profil ini membuatnya mudah dicerna dan menjadi sumber energi yang cepat. Data rinci kandungan tepung beras bisa dicek di basis data USDA FoodData Central.
Meski bebas gluten, kue tradisional tetap mengandung gula dan santan dalam jumlah cukup banyak. Bebas gluten tidak sama dengan rendah kalori. Nikmati kue kue ini dalam porsi wajar dan imbangi dengan sayur, buah, serta sumber protein lain dalam menu harian.
Cara Menyimpan Kue Tepung Beras
Kue berbahan tepung beras dan santan cepat basi karena kadar airnya tinggi. Penyimpanan yang tepat membantu kue bertahan lebih lama tanpa mengubah rasa:
- Suhu ruang: kue basah seperti Lapis, Talam, dan Apem sebaiknya habis dalam 1 hari.
- Kulkas: simpan dalam wadah tertutup hingga 2 sampai 3 hari. Kue akan sedikit mengeras, kukus kembali sebentar sebelum disajikan.
- Kue kering: kue semprit tahan 3 sampai 4 minggu dalam toples kedap udara.
- Tanda basi: muncul bau asam, permukaan berlendir, atau berjamur. Kue seperti ini sebaiknya langsung dibuang.
Tepung beras yang belum dipakai juga perlu disimpan dengan benar. Pindahkan ke wadah kedap udara setelah kemasan dibuka, simpan di tempat kering dan sejuk, serta jauhkan dari tepung terigu jika rumah Anda sedang menerapkan pola makan bebas gluten.
Memilih Tepung Beras untuk Kue Gluten Free
Kualitas tepung beras sangat menentukan hasil akhir kue. Tepung yang baik berwarna putih bersih, bertekstur sangat halus, tidak menggumpal, dan tidak berbau apak. Tepung yang terlalu kasar membuat kue Lapis berpasir, sementara tepung yang lembap cepat berjamur dan mengubah aroma kue.
Tepung Beras Rose Brand diolah dari beras pilihan sehingga menghasilkan tekstur lembut dan halus, cocok untuk kue Mangkok, kue Lapis, Talam, Bubur Sumsum, hingga gorengan yang renyah. Sebagai merek lokal yang telah menemani dapur Indonesia lebih dari 45 tahun, Rose Brand konsisten mendukung pelestarian jajan pasar dan kuliner Nusantara. Produk diproses secara higienis dengan teknologi modern dan tersedia dalam kemasan 200 gr dan 500 gr.
Untuk melengkapi resep di atas, Rose Brand juga menyediakan tepung ketan, tepung tapioka, tepung maizena, santan kelapa, gula, minyak goreng, dan margarin dalam satu rangkaian produk. Semuanya mudah didapat di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli, sehingga Anda bisa menyiapkan seluruh bahan kue gluten free dari satu merek yang sudah teruji rasanya, baik untuk konsumsi keluarga maupun usaha jajan pasar.
ROSE BRAND